Monday, March 27, 2017

Tubuh Tukang Balon Hancur Berkeping-keping Terkena Ledakan Saat Upacara Bendera


LAMPUNG - Upacara bendera yang sedianya dilaksanakan terakhir kali oleh siswa kelas 12 MAN I Kabupaten Pringsewu, Senin (27/3), gagal digelar. Pasalnya peringatan yang dilakukan  dengan pemesanan balon karbit menyisakan tragedi.

Tubuh Tukang Balon Hancur Berkeping-keping Terkena Ledakan Saat Upacara Bendera

Seorang tukang balon bernama Kisruh (43), warga Kelurahan Pringsewu Selatan, Kecamatan Pringsewu tewas ketika  tabung balon meledak. Kejadian itu di depan  kelas 11 Ilmu-Ilmu Soaial  (IIS) 3 dan 11 IIS 4 MAN I Pringsewu, pukul 06.30 WIB.
Baca : Wanita Cantik Dan Glamour Ini Ternyata Ini...

Ledakan tabung ini membuat tubuh Kisruh hancur bagaikan terkena bom. Dengan bagian badan dan kepala terpisah, tangannya juga putus. Kejadian itu membuat gempar siswa siswi setempat dan suara ledakan menggetarkan wilayah sekitar.

Ndang (57) seorang penjaga kantin di dekat TKP mengatakan tidak tahu persis bagaimana tabung karbit meledak. Karena saat itu dia sedang menggoreng tahu. Tiba-tiba mendengar suara ledakan yang sangat kuat.

"Melihat ke arah sumber suara banyak kepulan asap putih, begitu asap mulai reda anak-anak di lapangan pada menangis," katanya.

Dia pun lantas menghampiri dan melihat sosok tubuh sudah terburai. Kaca jendela kelas pecah, plafon teras jebol. Bahkan, sebagian potongan tubuh korban ditemukan berada di atas plafon. Akibat peristiwa itu upacara terakhir kelas 12 MAN 1 Kabupaten Pringsewu batal diselenggarakan.

Akhirnya seluruh siswa sekolah tersebut menggelar doa bersama. Wakil Bagian Humas MAN I Pringsewu Bunyana mengatakan bahwa balon yang akan digunakan untuk upacara merupakan pesanan siswa.
Menurutnya itu kreatifitas siswa.

Oleh karena itu, kata dia, para guru tidak mengetahui dengan balon yang akan diterbangkan di upacara terakhir kelas 12 MAN I Pringsewu.
Baca Juga : Pria Ini Tusuk Pacarnya 16 Kali Sampai Tewas Gara-Gara Ini....

"Anak-anak pesan untuk melaksanakan upacara bendera yang terakhir kali," katanya, Senin (27/3).

Sebab, kata dia, para siswa tersebut pekan depan sudah akan melaksanakan ujian untuk  kelulusan. Sehingga para siswa tidak lagi upacara karena sudah tidak melakukan kegiatan belajar mengajar lagi. Upacara bendera sedianya dilaksanakan terakhir kali oleh siswa kelas 12 MAN I Kabupaten Pringsewu, Senin (27/3).

Kejadian itu di depan  kelas 11 Ilmu-Ilmu Soaial  (IIS) 3 dan 11 IIS 4 MAN I Pringsewu, pukul 06.30 WIB. Kejadian itu membuat gempar siswa siswi setempat dan suara ledakan menggetarkan wilayah sekitar.
Baca Juga : Saat Baru Pesta Narkoba, Ridho Rhoma Ditangkap

Sumber : Tribun Lampung

Artikel Terkait

Tubuh Tukang Balon Hancur Berkeping-keping Terkena Ledakan Saat Upacara Bendera
4/ 5
Oleh

Berlangganan

Suka dengan artikel di atas? Silakan berlangganan gratis via email