Wednesday, April 5, 2017

Hakim di Negara Ini Bebaskan Pemerkosa Karena Tak Nikmati Aksinya


MEXICO CITY - Seorang hakim di Meksiko memicu kemarahan publik dengan keputusannya yang memerintahkan pembebasan seorang terdakwa kasus pemerkosaan. Alasan hakim itu, karena terdakwa tidak menikmati aksinya.

Hakim di Negara Ini Bebaskan Pemerkosa Karena Tak Nikmati Aksinya

Gara-gara putusan kontroversialnya, hakim bernama Anaur Gonzalez itu diskors oleh otoritas terkait. Hakim Gonzalez terkesan membela terdakwa pemerkosa gadis berusia 17 tahun.
Baca : Jenderal Saudi Ini Dilempari Telur di London

Gonzalez mengatakan, terdakwa Diego Cruz harus dibebaskan karena dia telah menunjukkan “tidak ada niat menikmati” ketika dia merusak organ vital korban dengan jari.

Cruz adalah salah satu dari empat pria terdakwa yang oleh media setempat dijuluki sebagai “Los Porkys”. Cruz berasal dari keluarga kaya di wilayah selatan negara bagian Veracruz.

Dia dan rekan-rekannya dituduh memperkosa seorang gadis di bawah umur. Menurut laporan BBC, meski hakim Gonzalez memerintahkan pembebasannya, Cruz tetap ditahan sampai menunggu banding yang diajukan oleh jaksa.

Masih menurut hakim, Cruz tidak memiliki niat untuk  berhubungan badan, meski tindakannya telah merusak organ vital korban. Cruz, 21, oleh hakim dinyatakan tidak bersalah atas tuduhan pelecehan seksual dan tidak boleh dihukum.

Putusan hakim ini memicu kemarahan publik di Meksiko. Banyak warga melalui media sosial mengutuk vonis hakim dan menganggap hukum telah berpihak pada orang kaya dan berkuasa.

Aktivis yang memperjuangkan isu-isu gender di Meksiko, Estefania Vela Barba, mempertanyakan sistem hukum negara.
Baca Juga : Warga Desa Ini Mutilasi Mayat Manusia

”Dia (Cruz) melakukan tindakan seksual, dia menembus organ kemaluan (korban), tapi karena dia tidak menikmatinya, itu bukan pelecehan seksual?,” tanya dia, seperti dikutip IB Times.

Sumber : Sindonews.com

Artikel Terkait

Hakim di Negara Ini Bebaskan Pemerkosa Karena Tak Nikmati Aksinya
4/ 5
Oleh

Berlangganan

Suka dengan artikel di atas? Silakan berlangganan gratis via email