Showing posts with label olahraga. Show all posts
Showing posts with label olahraga. Show all posts

Monday, April 10, 2017

Indonesia Rebut Satu Medali Perunggu di Kejuaraan Dunia Angkat Besi Junior 2017


THAILAND - Indonesia merebut satu medali perunggu dalam Kejuaraan Dunia Angkat Besi Junior 2017 yang berlangsung di Indoor Stadium Huamark, Bangkok, Thailand. Adalah lifter putra Muhammad Halim Setiawan yang meraih medali perunggu buat Indonesia dalam ajang ini.


Indonesia Rebut Satu Medali Perunggu di Kejuaraan Dunia Angkat Besi Junior 2017

Muhammad Halim Setiawan berhasil menempati peringkat tiga dalam total angkatan di kelas 62 kilogram. Muhammad Halim Setiawan membuat total angkatan seberat 267 kg, hasil akumulasi dari angkatan snatch 121 kg dan angkatan Clean & Jerk 146 kg.
Baca : Tulang Gadis 6 Tahun Ini Bisa Patah, Bila Tertiup Anginv

Muhammad Halim Setiawan sebenarnya berpeluang meraih medali emas, seandainya dia tidak gagal dalam kesempatan ketiga dalam angkatan Snatch & Clean Jerk.

Halim Setiawan tidak berhasil mengangkat barbel seberat 125 kg dalam kesempatan ketiga melakukan angkatan snatch, setelah dalam dua angkatan sebelumnya mampu mengangkat beban 116 kg dan 121 kg.

Pada kesempatan ketiga melakukan angkatan Clean & Jerk, Halim Setiawan tak mampu mengangkat barbel seberat 152 kg, setelah dalam dua angkatan sebelumnya berhasil mengangkat barbel 141 kg dan 146 kg.
Seandainya Halim mampu menuntaskan angkatan ketiga Snatch serta Clean & Jerk, maka dia berkesempatan merebut medali perak dengan total angkatan 277 kg, mengingat lifter asal Tiongkok Wei Yunban yang merupakan jadi menempati posisi kedua dalam kelas ini, hanya membuat total angkatan 276 kg.
Baca Juga : Astaga, Bisnis Jual Beli Jenazah Marak di China

Halim juga urung meraih medali perak tambahan dalam kategori angkatan C & J, mengingat dalam jenis angkatan C & J ini, Wei Yunban menempati peringkat kedua dengan angkatan 150 kilogram.

Lifter Kazakhstan, Anatoliy Savelyev meraih medali emas di kelas 69 kg putra setelah membuat angkatan sntach 127 kg serta angkatan Clean & Jerk 154 kg.

Keberhasilan Muhammad Halim Setiawan meraih medali perunggu di Kejuaraan Dunia Angkat Besi Junior 2017 merupakan loncatan prestasi besar bagi lifter yang akan berulang tahun ke-17 tanggal 24 April mendatang tersebut.

Dalam Kejuaraan Dunia JUnior 2016, Halim Setiawan hanya menempati peringkat ke-11 di kelas 69 kg. Lifter putri Indonesia, Nur Vinatasari gagal mengulangi prestasinya di Kejuaraan Dunia Junior 2016 yang merebut tiga medali perak.

Nur Vinatasari di Kejuaraan Dunia Junior tahun ini hanya menempati peringkat ke-6 di kelas 44 kg. Nur Vinatasari hanya membuat total angkatan seberat 138 kg. Saat meraih medali perak di Kejuaraan Dunia Junior 2016, lifter putri asal Lampung tersebut mampu membuat total angkatan 144 kg.

Dua lifter putra Amerika Serikat membuat rekor dunia baru junior. Clarence Cummings Jr membuat rekor dunia baru junior dalam angkatan Clean & Jerk kelas 69 kg. Clarence Cummings Jr memperbaharui rekor dunia miliknya sendiri menjadi 185 kg  dari rekor sebelumnya 183 kg.

Clarence Cummings Jr membuat rekor dunia baru Clean & Jerk/ iwf.net Sedangkan Maurus Harrison James membuat rekor dunia baru angkatan Clean & Jerk kelas 77 kg junior putra. Maurus Harrison James dengan perkasa mengangkat barbel seberat 192 kg yang memecahkan rekor dunia.
Baca Juga : Polisi Ringkus 4 Begal Pembunuh Gadis 17 Tahun

Sumber : Detik.com

Saturday, April 8, 2017

Tontowi / Liliyana Melaju ke Semifinal Malaysia Terbuka 2017


MALAYSIA - Pasangan ganda campuran Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir memastikan satu tempat semifinal turnamen bulu tangkis Malaysia Terbuka 2017, setelah melewati drama tiga gim di perempat final.

Tontowi / Liliyana Melaju ke Semifinal Malaysia Terbuka 2017

Dipantau dari laman resmi Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF) di Jakarta, Jumat, Tontowi/Liliyana memenangkan drama tiga gim di perempat final atas pasangan Korea Selatan Choi Solgyu/Chae Yoo Jung dalam pertarungan tiga gim berdurasi satu jam 22 menit, dengan skor 16-21, 23-21, 22-20.
Baca : Lagi di Dapur, Mulut Wanita Ini Dibekap Lalu Inilah Yang Terjadi

Dalam pertarungan di Stadion Perpaduan, Kuching, Negara Bagian Sarawak, Malaysia, Choi/Chae langsung tancap gas di awal gim pertama, walau sempat disamakan oleh pasangan Indonesia 3-3 dan 4-4, duet Korea Selatan itu kembali memimpin dan menyudahi waktu interval dengan skor 11-6.

Selepas jeda interval, Tontowi/Liliyana berhasil memperkecil ketertinggalan dengan membukukan empat angka berturut turut untuk memperkecil selisih angka menjadi 10-11, bahkan pasangan tanah air ini berhasil menyamakan kedudukan 13-13 dan 15-15.

Akan tetapi banyak faktor kesalahan sendiri memberi kesempatan pada pasangan Korea Selatan memenangkan gim pembuka, sementara duet tanah air hanya mampu menambah satu angka.

Tak mau menyerah begitu saja pada lawannya, Tontowi/Liliyana langsung tancap gas di awal gim kedua, akan tetapi Choi/Chae yang tidak kalah bermain apik, mampu menempel perolehan angka duet Indonesia.

Jelang akhir gim kedua, permainan makin terasa panas dengan perolehan poin yang sangat ketat dan beberapa kali hasil imbang, bahkan kedua pasangan harus memainkan adu seting dua kali setelah dua kali terjadi skor imbang 20-20 dan 21-21, namun saat posisi tinggal satu angka untuk memenangkan gim, pukulan smash Tontowi yang menghujam badan Choi, akhirnya memastikan gim penentu dimainkan.

Pada awal gim penentuan, kedua pasangan bermain ketat dengan beberapa kali terjadi hasil imbang, 2-2, 3-3, 4-4, 5-5, 6-6 dan ketika skor kembali imbang 8-8, Tontowi/Liliyana berhasil meinggalkan perolehan Choi/Chae pada waktu interval 11-9.
Baca Juga : Polisi Ringkus 4 Begal Pembunuh Gadis 17 Tahun

Selepas jeda interval, pasangan Indonesia tampak tidak terbendung, hingga akhirnya ketika memimpin 15-10, duet Korea Selatan mampu memperkecil hingga selisih satu angka dengan mengumpulkan empat poin berturut-turut, akan tetapi Tontowi/Liliyana berhasil kembali menjauh menjadikan skor 17-14.

Akan tetapi, faktor kesalahan sendiri dari pasangan Indonesia dan rapat pertahanan Choi/Chae, membuat pasangan Korea Selatan itu mampu kembali menyamakan kedudukan 17-17, namun Tontowi/Liliyana kembali memimpin, bahkan mendapatkan "match point" saat skor menunjukkan 20-17.

Namun, lagi-lagi faktor kesalahan dari Tontowi/Liliyana, mampu membuat pasangan Korea Selatan kembali mendekati poin duet Indonesia, bahkan mampu memaksakan diadakan adu seting di gim pamungkas ini.

Beruntung ketika pasangan Indonesia membuat kembali "match point", smash keras Tontowi tidak mampu dikembalikan dengan sempurna oleh Choi Solgyu, dan memastikan langkah pasangan Indonesia peraih medali emas Olimpiade Rio 2016 itu berlanjut ke semifinal.

Pada empat besar nanti, Tontowi/Liliyana akan menantang pasangan China Lu Kai/Huang Yaqiong yang berhasil menumbangkan duet Thailand Dechapol Puavaranukroh/Sapsiree Taerattanachai 21-16, 21-17.

Kemenangan Tontowi/Liliyana ini menambah slot putaran semifinal Malaysia Terbuka 2017 bagi Indonesia, setelah sebelumnya Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo menumbangkan pasangan China Li Junhui/Liu Yuchen dalam pertarungan tiga gim berdurasi 52 menit dengan skor 7-21, 21-17, 21-17.

Sementara pada putaran perempat final, masih ada Jonathan Christie yang harus berjuang kala menghadapi atlet senior asal China Lin Dan untuk memastikan tiga wakil tanah air melaju ke semifinal.
Baca Juga : Pasangan Bulu Tangkis Edi/Gloria Susah Payah ke Babak Kedua India Terbuka

Sumber : Suara.com

Thursday, March 30, 2017

Pasangan Bulu Tangkis Edi/Gloria Susah Payah ke Babak Kedua India Terbuka


NEW DELHI - Pasangan ganda campuran Indonesia, Edi Subaktiar/Gloria Emanuelle Widjaja, bersusah payah untuk mengamankan tempat pada babak kedua turnamen India Terbuka 2017 yang digelar di Siri Fort Indoor Stadium, 28 Maret-2 April.

Pasangan Bulu Tangkis Edi/Gloria Susah Payah ke Babak Kedua India Terbuka

Edi/Gloria dipaksa bertanding tiga gim oleh pasangan beda negara, Yogendram Khrisnan/Prajakta Sawant (Malaysia/India), sebelum menang dengan skor 21-16, 16-21, 21-16, Rabu (29/3/2017). Edi/Gloria membuka gim kesatu dengan kurang bagus. Mereka tertinggal 2-6 sebelum mampu menyamakan kedudukan menjadi 6-6.
Baca : Istri Pejabat Kepergok Oleh Suaminya Saat Bersembunyi di Kamar Lelaki Lain

Edi/Gloria berbalik memegang kendali permainan setelah meraih lima poin beruntun. Melalui tambahan poin ini, mereka mencapai fase interval dengan skor 11-8. Selepas interval, permainan Edi/Gloria semakin matang. Tanpa banyak menemui kesulitan, mereka menyelesaikan gim kesatu dengan kemenangan.

Unggul satu gim tak membuat Edi/Gloria berada di atas angin. Sebaliknya, mereka justru tampil buruk saat memainkan gim kedua. Setelah imbang dalam kedudukan 2-2, perolehan poin Edi/Gloria selalu tertinggal dari Khrisnan/Sawant. Pada akhirnya, Edi/Gloria gagal memenangi gim kedua dan harus memainkan gim ketiga sebagai penentu.

Pada gim ketiga, performa Edi/Gloria berbalik arah. Tak seperti gim kedua, kali ini mereka langsung memegang kendali permainan dan unggul 11-7 saat mencapai fase interval. Keunggulan tersebut terus dijaga Edi/Gloria hingga laga tuntas.

Setelah bertanding selama 51 menit, Edi/Gloria yang kini berperingkat ke-83 dunia tampil sebagai pemenang atas pertandingan melawan pasangan peringkat ke-41 dunia, Khrisnan/Sawant.
Baca Juga : Heboh, 2 Artis Top Korea Selatan Ini Berciuman Sesama Jenis di Sosmed

Indonesia untuk sementara sudah meloloskan tiga wakil ke babak kedua India Terbuka 2017. Selain Edi/Gloria, pasangan ganda putra yang menjadi unggulan keenam, Angga Pratama/Ricky Karanda Suwardi, dan pasangan ganda putri Cynthia Shara Ayunidha/Debora Rumate Vehrenica, juga melaju.

Angga/Ricky melangkah ke babak kedua setelah mengalahkan Evgenij Dremin/Denis Grachev (Rusia) dengan skor 21-14, 21-17. Sementara itu, Cynthia/Debora lolos setelah menundukkan wakil tuan rumah, Komal Antil/Lalita Dahiya, 21-14, 21-16.
Baca : Ridho Rhoma Simpan Sabu Dalam Paper Bag

Sumber : Juara.net

Sunday, March 26, 2017

Wow, Ada Bendera Indonesia di Motor Valentino Rossi


QATAR - Ternyata akan ada bendera Indonesia di motor Valentino Rossi dan Maverick Vinales sejak seri I MotoGP Qatar digelar minggu ini (26/3).

Wow, Ada Bendera Indonesia di Motor Valentino Rossi

Ini sebagai bukti jalinan kerjasama yang kuat, antara Yamaha Factory Racing dan PT Yamaha Indonesia Motor Mfg (YIMM) sekalu official sponsor.
Baca : Ini Sosok Yang Ingin Ditemui Ayah Tasya Kamila Saat Sebelum Meninggal Dunia

Bendera Indonesia di motor Valentino Rossi dan Maverick Vinales, akan disematkan di fairing depan Yamaha YZR-M1 bersama dengan tulisan "Semakin di Depan". Untuk MotoGP seri Qatar, bendera Indonesia akan disandingkan dengan bendera Vietnam "Go Beyond" yang merupakan slogan dari Yamaha Motor Vietnam Co.

Sebenarnya akan ada tiga bendera bergantian yang nempel di motor Valentino Rossi dan Maverick Vinales sepanjang 18 seri yang mereka tempuh. Seperti bendera Vietnam, Philippines dan Indonesia.

Seperti yang dikutip dari status Facebook Abidin San (Muhammad Abidin, GM Aftersales Division PT YIMM), Indonesia flag (merah putih) on the @valentinorossi and @maverickvinales25 for GP Qatar.
Baca Juga : Seorang ABG Digilir Dan Diperkosa Oleh Lima Pemuda di Semak-Semak

Sumber : Tribun Lampung

Wednesday, March 15, 2017

Gabung Persib Bandung, Berapa Gaji Michael Essien


London - Michael Essien resmi bergabung dengan Persib Bandung untuk kompetisi Liga 1 tahun ini. Lalu, berapa Persib menggaji mantan gelandang Chelsea itu per musim?

Gabung Persib Bandung, Berapa Gaji Michael Essien

Bila melihat rekam jejak gaji Essien dua tahun terakhir, sesungguhnya nilainya terbilang masih mahal untuk ukuran sepak bola Indonesia. Pada Juli 2015, Essien bergabung dengan klub Yunani, Panathinaikos, dan mendapat bayaran lebih dari 1,6 juta euro atau Rp 22,7 miliar per musim.

Setahun kemudian, kontrak pemain asal Ghana ini diputus kontraknya oleh Panathinaikos. Setelah itu, Essien praktis tidak memiliki klub. Pemain berusia 34 tahun sempat dikabarkan hijrah ke Liga Australia, tapi batal.
Baca : Mengerikan!!! Ponsel Meledak Bikin Wajah Bocah Berantakan

Bila melihat data dari transfermarkt, nilai Essien mencapai 800 ribu euro atau setara Rp 11 miliar. Namun, bila melihat anggaran klub-klub top Indonesia sekalipun, belum ada yang rela merogoh kocek sebesar itu hanya untuk satu pemain.

Rumor yang beredar menyebut gaji Michael Essien menyentuh Rp 4 miliar per musim. Petinggi Persib belum ada yang membenarkan kabar tersebut. Apalagi urusan gaji, sepak bola Indonesia juga belum bisa terbuka.

Yang menarik, harga transfer Essien pernah menyentuh 45 juta euro atau sekitar Rp 640 miliar. Kala itu, Essien dibeli Chelsea dari Olympique Lyon pada Agustus 2005 dan hampir 12 tahun kemudian, nilai sang pemain menurun drastis.
Baca : Balita Terlindas Fortuner, Polisi Mengatakan Orang Tua bisa Jadi Tersangka

Sumber : Liputan6

Saturday, March 11, 2017

Kevin/Marcus Menjadi Satu-satunya Wakil Indonesia di Semifinal All England Open 2017


BIRMINGHAM - Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon berhasil menaklukkan Chai Biao/Hong Wei pada perempat final All England Open 2017, Sabtu 11 Maret dini hari WIB. Kemenangan itu menjadikan Kevin/Marcus sebagai satu-satunya wakil Indonesia yang lolos ke semifinal.

Kevin/Marcus Menjadi Satu-satunya Wakil Indonesia di Semifinal All England Open 2017

Sebelumnya, Indonesia memiliki pasangan ganda campuran Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir yang juga bertanding di perempat final. Namun, mereka harus menelan kekalahan dari wakil Inggris Chris Adcock/Gabrielle Adcock dengan skor, 21-16, 19-21 dan 12-21.

Tidak ada kesulitan khusus bagi Kevin/Marcus ketika menaklukkan Chai/Hong yang merupakan pasangan ganda putra dari Tiongkok. Keduanya hanya butuh waktu 35 menit untuk menutup laga dengan skor straight game, 21-16 dan 21-18.
Baca : Indonesia Merupakan Negara Pertama Yang Diberi Kiswah Oleh Raja Salman

Jalannya pertandingan pada game pertama berlangsung mulus dengan dominasi permainan Kevin/Marcus. Chai/Hong baru  memberikan perlawanan ketika memainkan game kedua lewat keunggulan, 6-10, 7-13 dan 12-16.

Melihat lawannya mengembangkan permainan, Kevin/Marcus tidak diam saja. Mereka dengan cekatan mampu membaca strategi lawan, hingga akhirnya keunggulan pun berbalik hingga laga berakhir.

“Kami lebih siap dari awal, lebih tenang dan fokus. Soalnya mereka punya tenaga yang kencang. Kami fokus kejar poin demi poin dan enggak memikirkan bagaimana mengalahkan mereka,” kata Kevin seusai laga.

“Ketika tertinggal pada game kedua, kami enggak berpikir sedang tertinggal. Pokoknya, laga belum habis sebelum menginjak poin 21. Setelah mencoba terus, akhirnya kemenangan itu kami dapat juga," timpal Marcus yang berada di sebelah Kevin.

Selanjutnya di semifinal, Kevin/Marcus masih menunggu pemenang dari pertandingan Mads Conrad Petersen/Mads Pieler Kolding (Denmark) kontra Lu Kai/Zheng Siwei (Tiongkok). Ditanya tentang prediksi kedua calon lawannya tersebut, Kevin/Marcus mengaku tak ingin sesumbar.

“Kami pasti berusaha melakukan yang terbaik. Tapi tidak ingin terlalu percaya diri. Yang penting lakukan yang terbaik saja,” tutup Marcus.
Baca juga : Inilah Tamu Jokowi di Istana, Dari Prabowo Hingga SBY dan Raisa

Sumber : Metrotvnews.com

Monday, February 13, 2017

Hasil Lengkap Pertandingan Sepak Bola Hari Ini

Pemuncak klasemen sementara Liga Inggris, Chelsea, tertahan 1-1 di markas Burnley dalam lanjutan Premier League pekan ke-25. Sementara itu Atletico Madrid kembali ke empat besar klasemen Liga usai mengalahkan Celta Vigo dengan skor 3-2.

Hasil Lengkap Pertandingan Sepak Bola Hari Ini

Dalam lanjutan Liga Inggris pekan ke-25, Leicester City yang berstatus sebagai juara bertahan justru menderita kekalahan kelima secara beruntun di markas Swansea City. Hasil tersebut membuat mereka cuma berjarak 1 poin dari zona degradasi.
Baca :  Bau Mafia Migas Dibalik Pergantian Direksi Pertamina

Menyebrang ke Serie A, Juventus yang memuncaki klasemen Liga Italia sukses jaga jarak dari AS Roma setelah memenangkan laga kontra Cagliari. Di pertandingan tersebut, dua gol Si Nyonya Tua diborong Gonzalo Higuain.

Sekadar informasi, pada pertandingan pekan ke-25 Liga Inggris, Manchester City akan melawat ke markas Bournemuth. Pertandingan tersebut bakal berlangsung Selasa (14/2/2017) dini hari WIB.
Baca :  Demokrat Minta Dalang Demo SBY Ditangkap

Berikut hasil lengkap pertandingan sepak bola, 12-13 Februari 2017

Liga Inggris
Burnley vs Chelsea 1-1
Swansea City vs Leicester City 2-0

Liga Spanyol
Villarreal vs Malaga 1-1
Leganes vs Sporting Gijon 0-2
Las Palmas vs Sporting Gijon 0-2
Atletico Madrid vs Celta Vigo 3-2

Liga Italia
Crotone vs Roma 0-2
Inter Milan vs Empoli 2-0
Palermo vs Atlanta 1-3
Sassuolo vs Chievo Verona 1-3
Torino vs Pescara 5-3
Sampdoria vs Bologna 3-1
Cagliari vs Juventus 0-2

Sumber : SINDOnews