Pergaulan anak muda jaman sekarang bisa dikatakan sangat mepihatinkan. Tidak jarang anak yang masih di bawah umur melakukan perbuatan yang mestinya tidak mereka lakukan, seperti berhubungan seks. Dilansir The Star, banyak orangtua yang tidak mengetahui pola pergaulan anak-anak mereka.
Sehingga, tidak jarang orangtua mendapati anak-anak mereka sudah terlibat dalam pergaulan bebas. Mengutip halaman The Star Online, di Malaysia dalam tiga tahun terakhir kasus pemerkosaan yang melibatkan anak di bawah umur naik hingga 51 persen.
Dalam perundang-undangan di Malaysia berhubungan seksual di bawah usia 16 tahun masuk dalam ranah hukum. Meskipun pasangan tersebut suka-sama suka dalam berhubungan seks maka dikenai hukuman pemerkosaan, seperti disebutkan dalam sekysen 375 (G).
Baca :Wanita Amerika Ramai-ramai Pasang Kontrasepsi Spiral setelah Donald Trump Jadi Presiden
Sementara itu menurut, Pengerusi Kumpulan Bertindak Ibu Bapa Dalam Pendidikan Melaka (Magpie), Mak Chee Kin, anak-anak zaman sekarang pandai berbohong. Saat berada di tengah keluarga, mereka seperti anak pada umumnya, mereka bertingkah laku baik, namun, ketika berada di luar jangkauan keluarga. Mereka menjadi 'buas'.
"Oleh karena itu, ibu dan bapa harus benar-benar tahu mengenai pergaulan anak-anak mereka, siapa temannya, di mana tempat mereka bermain."
"Dan juga harus dikenalkan soal seks bebas, agar mereka paham dampak buruknya saat melakukan itu saat mereka masih anak-anak” katanya.
Baca : Dua Pelaku Begal di Mesuji Ditembak Polisi
Menanggapi pernytaan tersebut, kepala kepolisian Malaka, Datuk Wira Chuah Ghee Lye menambahkan anak muda jaman sekarang harus diberi pemahaman, terutama soal seks, narkoba, dan segala sesuatu yang dilakukan orang dewasa.
Namun, untuk melakukannya harus dikaji dahulu, terutama soal mekanisme penyampaian hal-hal yang masih dianggap tabu. Sekte Seks Bebas Paksa Anak-anak Nonton Hubungan Seks
Sekte penganut seks bebas kembali terungkap. Kali ini bahkan lebih parah. Anak-anak dipaksa menyaksikan sepasang orang dewasa berhubungan badan.
Pengakuan mengejutkan juga datang dari seorang wanita muda. Ia mengaku harus melayani pimpinan spiritual sekte Swami Akhandananda sejak masih berumur 15 tahun. Komunitas ini berdiam di sebuah hutan mangrove, Gunung Ashram.
Baca : Bagian Leher Ditembak Perampok, PNS Pagralam Ini Selamat
Dilansir dari Courier Mail, ia pertama kali dibawa ke hutan dan masuk komunitas itu pada tahun 1978. Sewaktu ia masih berumur 10 tahun. Orangtuanya juga ikut kesana. Berbeda dengan kehidupan pengikutnya, yang kadang tak makan, Swami memiliki bak air panas, televisi dan kerap minum alkohol.
“Ashram ini adalah komunitas selibat. Jika pimpinan kami melihat kami berhubungan seks dengan orang lain, mereka akan menghukum kami. Bahkan memukuli kami,” kata perempuan ini. Beberapa orang selalu patroli keliling hutan. Mencari tahu apakah ada orang yang berhubungan seks tanpa sepengetahuan pimpinannya.
Ketika ia berumur 15 tahun, dan dipaksa melayani nafsu Swami, ia merasa takut. Namun Swami mengatakan bahwa dengan berhubungan seks maka energi positifnya sebagai pimpinan spiritual akan meningkat. Setelah bertahun-tahun diperdaya dan diperbudak, perempuan ini pun trauma. Ia mencoba melarikan diri dan bahkan mencoba untuk bunuh diri. Namun ia mengurungkan niatnya.
Baca : Begal-begal Melawan Saat Digerebek, Polisi Tertembak
Ia lalu memberikan kesaksian di kepolisian. Ia juga membawa perempuan muda lainnya yang sering dilecehkan Swami di komunitas Ashram. Kasus ini akhirnya dibawa ke pengadilan.
Sumber : Tribunnews.com
Sehingga, tidak jarang orangtua mendapati anak-anak mereka sudah terlibat dalam pergaulan bebas. Mengutip halaman The Star Online, di Malaysia dalam tiga tahun terakhir kasus pemerkosaan yang melibatkan anak di bawah umur naik hingga 51 persen.
Dalam perundang-undangan di Malaysia berhubungan seksual di bawah usia 16 tahun masuk dalam ranah hukum. Meskipun pasangan tersebut suka-sama suka dalam berhubungan seks maka dikenai hukuman pemerkosaan, seperti disebutkan dalam sekysen 375 (G).
Baca :Wanita Amerika Ramai-ramai Pasang Kontrasepsi Spiral setelah Donald Trump Jadi Presiden
Sementara itu menurut, Pengerusi Kumpulan Bertindak Ibu Bapa Dalam Pendidikan Melaka (Magpie), Mak Chee Kin, anak-anak zaman sekarang pandai berbohong. Saat berada di tengah keluarga, mereka seperti anak pada umumnya, mereka bertingkah laku baik, namun, ketika berada di luar jangkauan keluarga. Mereka menjadi 'buas'.
"Oleh karena itu, ibu dan bapa harus benar-benar tahu mengenai pergaulan anak-anak mereka, siapa temannya, di mana tempat mereka bermain."
"Dan juga harus dikenalkan soal seks bebas, agar mereka paham dampak buruknya saat melakukan itu saat mereka masih anak-anak” katanya.
Baca : Dua Pelaku Begal di Mesuji Ditembak Polisi
Menanggapi pernytaan tersebut, kepala kepolisian Malaka, Datuk Wira Chuah Ghee Lye menambahkan anak muda jaman sekarang harus diberi pemahaman, terutama soal seks, narkoba, dan segala sesuatu yang dilakukan orang dewasa.
Namun, untuk melakukannya harus dikaji dahulu, terutama soal mekanisme penyampaian hal-hal yang masih dianggap tabu. Sekte Seks Bebas Paksa Anak-anak Nonton Hubungan Seks
Sekte penganut seks bebas kembali terungkap. Kali ini bahkan lebih parah. Anak-anak dipaksa menyaksikan sepasang orang dewasa berhubungan badan.
Pengakuan mengejutkan juga datang dari seorang wanita muda. Ia mengaku harus melayani pimpinan spiritual sekte Swami Akhandananda sejak masih berumur 15 tahun. Komunitas ini berdiam di sebuah hutan mangrove, Gunung Ashram.
Baca : Bagian Leher Ditembak Perampok, PNS Pagralam Ini Selamat
Dilansir dari Courier Mail, ia pertama kali dibawa ke hutan dan masuk komunitas itu pada tahun 1978. Sewaktu ia masih berumur 10 tahun. Orangtuanya juga ikut kesana. Berbeda dengan kehidupan pengikutnya, yang kadang tak makan, Swami memiliki bak air panas, televisi dan kerap minum alkohol.
“Ashram ini adalah komunitas selibat. Jika pimpinan kami melihat kami berhubungan seks dengan orang lain, mereka akan menghukum kami. Bahkan memukuli kami,” kata perempuan ini. Beberapa orang selalu patroli keliling hutan. Mencari tahu apakah ada orang yang berhubungan seks tanpa sepengetahuan pimpinannya.
Ketika ia berumur 15 tahun, dan dipaksa melayani nafsu Swami, ia merasa takut. Namun Swami mengatakan bahwa dengan berhubungan seks maka energi positifnya sebagai pimpinan spiritual akan meningkat. Setelah bertahun-tahun diperdaya dan diperbudak, perempuan ini pun trauma. Ia mencoba melarikan diri dan bahkan mencoba untuk bunuh diri. Namun ia mengurungkan niatnya.
Baca : Begal-begal Melawan Saat Digerebek, Polisi Tertembak
Ia lalu memberikan kesaksian di kepolisian. Ia juga membawa perempuan muda lainnya yang sering dilecehkan Swami di komunitas Ashram. Kasus ini akhirnya dibawa ke pengadilan.
Sumber : Tribunnews.com
Ini Cara Anak Muda Berhubungan Seks Tanpa Orangtua Curiga Sangat Mengejutkan
4/
5
Oleh
Unknown
