Monday, March 20, 2017

2 ABG Ini Disekap dan Dicabuli 6 Pria Kenalan Facebook


LAMPUNG - Kekerasan seksual terhadap anak di bawah umur kembali terjadi di Lampung Tengah. Dua bocah perempuan diduga disekap sebelum diperkosa secara bergilir oleh enam pemuda di Dusun II Kampung Sukanegara, Kecamatan Bangun Rejo.

2 ABG Ini Disekap dan Dicabuli 6 Pria Kenalan Facebook

Perbuatan itu diketahui setelah keluarga korban melapor kepada aparat kampung. Kedua korban yang merupakan warga Kecamatan Padangratu itu masing-masing berusia 14 tahun dan 16 tahun. Kepala Kampung Sukanegara Arwanto membenarkan adanya laporan dari keluarga korban kepada dirinya.
baca : Mengharukan, Sujud Terakhir di Waktu Malam Pengantin

Dari keterangan keluarga korban, peristiwa itu terjadi pada 28 Februari 2017 lalu. Ketika itu, kata Arwanto, kedua korban disekap di sebuah rumah di Dusun II Kampung Sukanegara selama dua hari. Selama itulah kedua korban dikurung dan mengalami berbagai tindakan asusila hingga pemerkosaan.

"Memang benar ada puluhan orang mendatangi saya. Mereka nanyain tempat tinggal para pelaku. Mereka mengadukan anggota keluarganya yang jadi korban penyekapan dan pemerkosaan oleh enam orang," kata Arwanto, Minggu (19/3).

Arwanto menceritakan, awalnya kedua korban berkenalan dengan pelaku melalui media sosial. Setelah itu, mereka saling tukar nomor ponsel dan bertemu di sebuah tempat. Akhirnya, terjadilah peristiwa mengenaskan itu. Seorang warga Dusun II Kampung Sukanegara membenarkan adanya kejadian itu.

Menurut dia, sejak kasus itu merebak, rumah tempat korban disekap selalu sepi karena ditinggal penghuninya.

"Setelah ada info rumah itu digunakan untuk menyekap dan melakukan pemerkosaan, sudah beberapa hari ini penguninya nggak ada lagi. Rumahnya juga sudah digembok. Saya nggak tahu dia (pelaku) ke mana," beber warga yang enggan menyebutkan namanya itu.
Baca juga : 21 Maret Indonesia Akan Mengalami Fenomena Equinox

Selain mendatangi kepala Kampung Sukanegara, keluarga korban juga melaporkan kejadian itu ke Mapolsek Bangunrejo. Hal itu dibenarkan oleh Kapolsek Bangunrejo Ajun Komisaris Hariyatno. Menurut Hariyatno, laporan korban sudah masuk dan langsung ditindaklanjuti jajarannya. Saat ini, polisi tengah melakukan penyelidikan.

"Laporannya sudah masuk. Saat ini sudah masuk tahap lidik. Dari keterangan sementara, kita sudah kantongi nama-nama pelaku. Kalau disebutkan, saya lupa. Tapi, sudah ada di berkas laporan polisi (LP)," terang Hariyanto.

Terulangnya kasus kekerasan seksual terhadap anak di bawah umur disesalkan oleh Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Lampung Tengah. Untuk itu, LPA berharap polisi dapat menangkap para pelaku dan memprosesnya secara hukum.

"Ini harus mendapat perhatian khusus kepolisian. Harus secepatnya para pelaku ditangkap dan dikenakan hukuman setimpal. Hal itu harus dilakukan guna memberikan efek jera kepada para pelaku yang sudah merusak masa depan anak bangsa," ujar Ketua LPA Eko Yuwono, Minggu (19/3).

Disinggung kondisi kedua korban, lanjut Eko, saat ini sudah membaik. Mereka telah diberikan ditangani secara psikologi.

"Mereka dalam kondisi baik dan sudah bisa berinteraksi kembali dengan keluarga dan lingkungannya," ucap Eko.

Berdasar data LPA, angka kasus pencabulan di Lamteng sangat memprihatinkan. Sedikitnya telah terjadi 12 kasus pencabulan terhadap anak di bawah umur dalam dua bulan pertama tahun 2017. Dari 12 kasus tersebut, sembilan anak di antaranya mengalami kehamilan dan akhirnya memutuskan untuk tidak lagi bersekolah. Mirisnya lagi, kebanyakan pelaku pencabulan tercatat sebagai oknum tenaga pengajar.
Baca : Wanita Cantik Penjual Kopi Yang Viral Ternyata Pernah Main Sinetron

Sumber : Tribun Lampung

Artikel Terkait

2 ABG Ini Disekap dan Dicabuli 6 Pria Kenalan Facebook
4/ 5
Oleh

Berlangganan

Suka dengan artikel di atas? Silakan berlangganan gratis via email