Friday, March 10, 2017

Jangan Asal Pilih Jurusan Perguruan Tinggi


Breakandnews.com - Melanjutkan ke jenjang pendidikan tinggi adalah impian banyak orang, tidak terkecuali Anda. Sebagian dari Anda yang beruntung dapat mengenyam pendidikan di universitas serta jurusan yang sesuai dengan keinginan, minat, dan bakat mereka masing-masing.

Jangan Asal Pilih Jurusan Perguruan Tinggi

Karena itu, memilih jurusan bukan perkara yang mudah, kecuali bagi yang sudah mempunyai kemantapan hati terhadap jurusan tertentu. Sering kita bingung dalam menentukan universitas mana yang baik, jurusan apa yang mau diambil. Jika kita salah memilih jurusan, tak hanya uang dan waktu, kita bakal menyesal kemudian karena merasa salah dalam memilih jurusan yang tidak tepat untuk kita sendiri.

Agar memilih jurusan yang tepat dan tidak menyesal di kemudian hari, salah satu sahabat Muda, Kahla Nayla Pahlivi, mengaku sudah sejak kecil menentukan pilihan jika kuliah nanti. Lantaran ia kepingin menjadi ahli pertamanan, ia memilih Jurusan Arsitektur Lanskap di Institut Pertanian Bogor (IPB). Siswi kelas XII IPA 2 SMA YP Unila Bandar Lampung ini memilih jurusan arsitektur bukan tanpa alasan.
Baca : Kuis Berhadiah Sepeda Jokowi, Dari Anak SD Hingga Raisa

Selain hobi menggambar, memilih jurusan merupakan salah satu cara untuk mengembangkan bakat dan kemampuannya di bidang kearsitekan.

"Kalau dari orang tua terserah mau milih jurusan apa, dikembalikan lagi ke saya. Tapi karena sejak kecil saya hobi menggambar, mengambil jurusan arsitek lanskap menjadi pilihan saya," kata Nayla.

Menurutnya, memilih jurusan memang susah-susah gampang. Untuk menambah referensi terkait jurusan yang ia pilih, siswi kelahiran 18 Oktober 1999 ini lebih banyak mencari sumber informasi dari internet.

"Sejak awal memang passion-nya itu. Kalaupun nanti tidak diterima di IPB tetap akan mengambil jurusan yang sama di perguruan tinggi lain," ujar siswi berambut panjang itu.

Menurutnya, memilih jurusan sesuai dengan passion penting dilakukan. Sebab, jika asal kuliah, hasil yang didapatkan kurang optimal.

"Kalau enggak sesuai passion bakal males-malesan, enggak maksimal cuma buang duit aja. Susah-susah kuliah enggak ada minat sama dengan bohong," kata Nayla.
Baca juga : Jenis Obat dan Makanan Yang Tidak Boleh Dikonsumsi Bersamaan

Hal senada diungkapkan Regina Saskia Uthami yang lebih memilih jurusan komunikasi dan pengembangan masyarakat. Menurutnya, banyak pertimbangan hingga akhirnya dia memutuskan untuk memilih jurusan tersebut.

Selain passion dan hobi, jurusan IPA yang dia ambil saat ini menjadi bekal agar lolos masuk IPB lewat jalur undangan. Kemudian hobinya berbicara di depan umum juga menjadi pertimbangan untuk mengambil jurusan tersebut.

"Banyak teman dan kakak tingkat yang kuliah di sana, jadi bisa tanya-tanya tentang peluang jurusan yang mau saya ambil. Terus dari beberapa pengalaman teman yang ambil jurusan komunikasi katanya seru, banyak jalan-jalannya," ujar Regina.

Selain jurusan komunikasi, Regina punya opsi kedua, yakni jurusan manajemen. Cita-citanya yang ingin bekerja di OJK (Otoritas Jasa Keuangan) menjadi pilihan untuk mengambil jurusan sesuai dengan keinginannya.

Berbeda dengan Regina dan Nayla, sahabat Muda lainyya, Dhery Setiawan, memilih kuliah di IPB agar tetap bisa bareng dengan kedua sahabatnya. "Sebenarnya di IPB opsi kedua, yang pertama ingin kuliah di Sekolah Tinggi Ilmu Statistik (STIS)," kata dia.
Baca juga : Kaki Mahasiswi Dicolek, Begini Kata LPSK

Di IPB, ia memilih jurusan statistik dengan alasan hobi dengan hitung-menghitung. Selain hobi, alasan lain memilih jurusan statistik kelak ketika lulus dari perguruan tinggi, Dhery bercita-cita ingin bekerja di kantoran ketimbang berbicara di depan umum atau di lapangan yang katanya banyak mengeluarkan energi.

Selain statistik, pilihan kedua Dhery mengambil jurusan matematika karena ia sangat menyukai pelajaran tersebut.

"Sempat ingin mengambil fisika murni, tapi enggak jadi. Karena saya lebih suka bekerja menggunakan otak dibandingkan dengan otot," ujarnya.

Sumber : Lampung Post

Artikel Terkait

Jangan Asal Pilih Jurusan Perguruan Tinggi
4/ 5
Oleh

Berlangganan

Suka dengan artikel di atas? Silakan berlangganan gratis via email