Tuesday, March 21, 2017

Mengharukan, Gaji Terakhir Abdullah Untuk Sang Istri Dan Anaknya


JAWA TENGAH - Suami merupakan kepala rumah tangga yang bertanggung jawab memberikan nafkah kepada sang istri. Bahkan karena tanggung jawabnya kepada keluarga ada seorang suami yang rela kurang makan dan di marahi istri demi memberikan nafkah istri dan anak-anaknya, meskipun istri seperti itu termasuk istri yang salah. Seperti kisah nyata mengharukan berikut ini.

Mengharukan, Gaji Terakhir Abdullah Untuk Sang Istri Dan Anaknya

Abdullah (39 Tahun) Pekerja Konstruksi yang datang dari Jawa Tengah dan bekerja di PT Takanaka Cikarang. Sejak beberapa hari ini Buruh Perusahaan Konstruksi ini mengeluh sakit kepada teman-temannya. Menurut temannya istrinya selalu menelpon dengan nada kasar padahal Abdullah seorang suami yang lembut kepada istrinya, Abdullah pulang sebulan sekali demi berhemat.
Baca : Istri Kedua Ustaz Al Habsyi Ternyata Sudah Diceraikan, Tetapi Putri Menemukan Fakta Yang Memilukan

Pagi ini, Abdullah mengeluh sakit kepala dan panas dingin, selalu memegang kepalanya. Istrinya masih terus menerus menanyakan gaji kapan di transfer tanpa peduli dengan kesehatan Abdullah yang terkadang makan dan minumnya tidak jelas di kawasan Industri.

Abdullah sudah ingin diantar sama teman-temannya tetapi Abdullah pulang sendiri sekalian mau ke ATM buat transfer gaji seluruhnya kepada istri yang selalu dicintainya. Abdullah tidak mementingkan dirinya tetapi istri dan anak-anaknya adalah utama baginya, hanya sayangnya sang istri tak pernah mau tau kondisi Sang Suami.

Gaji Terakhir. Mungkin inilah yang bisa dikatakan untuk Abdullah, Dari Lokasi kerja menuju ATM Rumah Sakit Permata Keluarga, Berseragam Lengkap Perusahaanya. Setelah mentransfer semua gajinya Abdullah terkapar dijalan raya dengan otak berceceran karena sebuah truk melintas dengan cepat.

Sang Supir dan Truknya kabur, Jasad berseragam lengkap perusahaan konstruksi masih menempel itu terkapar tak bernyawa. Seakan-akan Abdullah ingin mengatakan "Istriku Sayang, Ini Gaji Mas yang terakhir, Titip anak-anak, Mas kuat disini" (Padahal Abdullah jarang makan menurut rekan kerjanya), Abdullah selalu berhemat demi istri dan anak-anaknya.

Saya terenyuh dengan Kisah Buruh ini, Betapa perjuangannya menghidupi keluarga walau tidak dihargai istrinya tak menyurutkan langkahnya untuk terus membahagiakan mereka yang hanya bisa ditemuinya 1x dalam sebulan atau bahkan 1x dalam 2 bulan.
baca juga : Gara-Gara Frustrasi, Istri Seret Suami Yang Sedang Sakit

Masihkah para istri tidak menghargai suaminya? Ingat! Ketika Seorang Pria memutuskan menikah maka itu adalah keputusan terbesar dalam hidupnya dan itu pertanda dia siap bertanggungjawab dengan keputusannya itu. Dan dia itu adalah Abdullah.

Sumber : www.serunik.com

Artikel Terkait

Mengharukan, Gaji Terakhir Abdullah Untuk Sang Istri Dan Anaknya
4/ 5
Oleh

Berlangganan

Suka dengan artikel di atas? Silakan berlangganan gratis via email